Bahaya Lilin Gel.

Ada email yang mauk mengenai bahayanya lilin gel, yang bisa meledak. Contohnya bisa dilihat disini (yang mengatasnamakan staf IT Pertamina). Versi lain, ditambah2i dengan beberapa pengalaman lainnya.

Walau demikian, namanya juga api🙂. Tetaplah berhati2 untuk penggunaannya. Khususnya perhatikan kualitas bahan dan tempat/wadahnya.


Berikut hasil penelusuran lebih lanjut :

* Dari postingan Ibu Lia di salah satu milis :

Kebetulan saya mengenal Sterna Speciola, ST yang di dalam imel tersebut seolah2 bertindak sebagai penulis ato pemilik informasi mengenai Bahaya Lilin Gel, dan memang benar beliau bekerja di bagian IT, Pertamina Pusat.

Mbak Sterna telah mengeluarkan klarifikasi yang disebarkannya melalui banyak milis, isinya bahwa STERNA MEMBANTAH PERNAH MENULIS ATAUPUN MEMFORWARD EMAIL MENGENAI BAHAYA LILIN GEL tersebut, juga menyatakan KONDISI SUAMINYA ALHAMDULILLAH SANGAT SEHAT TIDAK PERNAH MENGALAMI KECELAKAAN AKIBAT LILIN GEL. Mbak Sterna juga mengatakan tidak pernah mencantumkan nama lengkap sekaligus embel2 titel-nya dalam email2 yang dibuatnya baik official mopun informal. Bisa disimpulkan ada oknum tertentu yang mengatasnamakan Mbak Sterna dan Pertamina, untuk mengesankan beritanya sunguh2 telah diteliti oleh pertamina.

Mengenai lilin gel sendiri, 95% terbuat dari mineral oil dan 5%-nya adalah polymer resin yang berfungsi menggumpalkan mineral oil menjadi material yang solid. DI luar negeri banyak sekali lilin gel yang bahkan dipakai untuk aromatherapy. Kalo lilin gel mengandung bahan berbahaya sudah pasti dilarang oleh FDA (ato POM kalo di Indo), dan ditarik dari peredaran. Kenyataannya kita bahkan TIDAK PERNAH sekalipun mendengar kasus kebakaran atau meledak akibat lilin gel di KORAN, RADIO maupun TV. Jadi bisa dipastikan kabar ini hanyalah hoax semata.

* Juga info tentang potensi penyebab kebakarannya dari snopes.com :

Contrary to what this e-mailed warning would have you believe, gel candles do not “build up a gas” that causes them to explode. The “gel” in gel candles is composed of substances that burn slowly and non-combustively. Akin to the wax of traditional candles, the mysterious substance’s purpose is to slowly feed the wick a continuous supply of fuel, thus keeping the candle burning bright for a long time. Even if it were safe to use, a combustive substance would expend itself far too quickly for any candle manufacturer to put it to this use.

There is a special danger inherent to gel candles, but it has to do with the effect of heat on the containers that house them, not with the gel itself. If the material used to contain the goo is not sufficiently resilient, it can shatter (i.e., “explode”) as the concentrated heat of the candle’s flame compromises it. The glass containers used to hold these popular fragrance candles are sometimes not made strong enough to withstand the heat they are called upon to contain. Heat makes things expand, and in this case it can cause the glass that houses the gel candles to shatter. There’s no mysterious gas that builds up, no strange chemical reaction brought on by dangerous unnamed substances reacting to God-knows-what, just ordinary expansion due to heat. Leave a coffee mug sitting on a hot burner long enough, and you’ll see the same thing.

Link terkait :
http://www.mail-archive.com/kimia_ui@yahoogroups.com/msg00274.html
http://www.gelcandlemaking.com/testimonials.html
http://www.snopes.com/inboxer/household/gelcandles.asp

12 Balasan ke Bahaya Lilin Gel.

  1. Yogie mengatakan:

    Akhirnya setelah sekian lama nggak ada postingan, sekarang muncul lagi fenomena hoax ya? hhihiihi…

  2. giffari mengatakan:

    pulang mudik gak ada uang buat internet yaaa….

  3. pipit mengatakan:

    Baru dapat aja.
    Kemarin2 kan belum dapet.🙂
    Terima kasih atas perhatiannya.

  4. standalone mengatakan:

    saya pernah melakukan percobaan menggunakan Lilin (entah tergolong lilin gel atau bukan). Sebuah percobaan kimia saat SMA dulu.

    percobaan yang saya lakukan adalah menggunakan lilin yg biasa beredar di warung (panjang dan putih). Dengan menggunakan tempat lilin yang bentuknya seperti gelas (tempat lilin pada umumnya yg jenis klasik, lihat di bawah):

    _
    \/

  5. lovwonix mengatakan:

    mbah hoax…ane mo nanya neh….
    pesen dibawah ini bener nga ??? ato cm mo jelek2in salah satu tempat wisata aja
    ini ane baru dapet minggu2 ini beritanya:thanx

    Dibandingkan dengan Ancol, Water Boom, Eldorado Cibubur,
    Pondok
    > Indah. Saya
    > posisikan Ocean Park di tempat yang terakhir. Kenapa?
    >
    > 1. Kita diharuskan mengisi formulir komitmen deposito yang
    kita
    > inginkan
    > (misalnya 50 ribu, 100 ribu, 200 ribu, dstnya). Ini untuk
    kebutuhan
    > sewa
    > locker, handuk, makanan, dan minuman. Setelah itu baru
    bayar
    > deposito dan
    > tiket di loket. Walaupun sisa dari deposito itu bisa kita
    ambil
    > setelah
    > selesai, tapi ini jelas membuat kita tidak nyaman.
    >
    > 2. Ketika masuk, tas diperiksa. Karena tidak diperbolehkan
    untuk
    > bawa
    > makanan dan minuman. Padahal akan lebih nyaman bagi kita
    untuk
    > membawa
    > makanan dan minuman sendiri, ternyata disini tidak boleh.
    >
    > 3. Sewa locker kita akan mendapat satu koin. Dan anehnya
    locker itu
    > hanya
    > dapat digunakan 1x buka tutup. Itu artinya kalau kita ada
    yang
    > ketinggalan
    > dan ingin mandi sementara barang ditinggal di locker, maka
    kita
    > harus bayar
    > untuk sewa locker lagi. Ditempat lain, kita gak perlu
    nyewa,
    dan
    > bebas buka
    > tutup terserah kita.
    >
    > 4. Perlu ekstra hati-hati bagi anak-anak (usia dibawah 10
    tahun)
    > yang
    > menggunakan *perosotan*. Karena di bagian atas pengaturan
    > penjagaannya tidak
    > hati-hati. Jadi walaupun orang tua sudah menjaga dibawah
    tetap
    harus
    > bawel
    > kepada penjaganya. Terkadang anak-anak dibiarkan begitu
    saja,
    jadi
    > bisa
    > mengakibatkan anak yang baru meluncur bisa tertindih oleh
    anak
    yang
    > lain.
    > Saya pikir ini cukup berbahaya. Padahal di setiap kaos
    penjaga
    itu
    > tertulis
    > “LifeGuard”. Saya gak tahu mereka ngerti gak ya?
    >
    > 5. Di sini tidak ada sarana berenang untuk orang dewasa.
    Boleh
    jadi
    > sekali-sekali kita kan yang dewasa ingin berenang di kolam
    renang
    > tipe
    > olimpic. Tapi di sini semuanya untuk anak-anak.
    >
    > 6. Tempat parkirnya juga gak ada tanda-tanda yang jelas.
    Ketika
    saya
    > pulang,
    > ada orang yang bingung cari mobilnya.
    >
    > 7. Beberapa orang yang saya tanyakan tentang pendapat
    mereka.
    > Kesannya
    > adalah sama, “Ini yang pertama dan yang terakhir.”

  6. miscecsa mengatakan:

    kalo mengenai beberapa minuman yang dikabarkan ditarik dari peredaran krn bisa menyebabkan penyakit LUPUS bagaimana? apakah benar? karena beberapa berita yang saya lihat, dari BPOM meyatakan bahwa minuman2 tsb (yg tdk dpt sy sebutkan disini merknya) tidak berbahaya sama sekali bagi konsumen. minuman2 tsb ditarik karena masalah terhadap pelabelan (pihak produsen tdk mencantumkan komposisi secara lengkap).
    mohon info terkini yah dari temen2.
    thank’s

  7. cika akantara mengatakan:

    oo gtu . . hemm makasih ya infonya . .

  8. HERLIN KRISNAWATI mengatakan:

    Jadikan kepandaian sebagai kebahagiaan bersama sehingga mampu meningkatkan rasa ikhlas tuk bersyukur atas kesuksesan.

  9. WALISAH mengatakan:

    Lakukanlah hal baik sekarang juga.

  10. WALISAH mengatakan:

    solusi obat herbal untuk penyakit yang sedang anda deerita, mohon dimaafkan jika tidak berkenan obat penyakit sipilis untuk pria

  11. MIA AMALIA mengatakan:

    The key for a happiness is when you thankful for the grace that God has given

  12. MIA AMALIA mengatakan:

    Gonorrhea yang secara khusus ditularkan melalui hubungan seksual kebanyakan merupakan infeksi yang tanpa gejala. Tingkat infeksi dari organisme yang dilihat dari kemungkinan seseorang untuk mendapat infeksi dari.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: