Lewat Batam Bisa Bebas Fiskal

Akhir-akhir ini marak juga beredar email berisi attachment surat pengumuman dari “kantor pelayanan pajak batam” yang mengatakan bahwa mulai tanggal 1 November 2006, pemegang paspor Indonesia dari daerah manapun (tidak hanya Batam, Sumatra atau Kalimantan) bisa mendapatkan bebas fiskal jika berangkat ke luar negeri melalui Batam, dengan persyaratan fotokopi paspor.

Namun ternyata sudah beberapa bantahan.
Jadi saat ini berita tersebut (keliru) atau tidak seluruhnya benar. Saat ini, hanya berlaku untuk daerah-daerah yang semula (sudah) dibebaskan dari Fiskal

Berikut beberapa penjelasan lebih lanjut tentang hal ini.

* http://ip.sg.or.id/2006/11/09/hoax-lewat-batam-bisa-bebas-fiskal

* Dari milis indobackpacker :

Hi, sobat sekalian.

Mengenai Bebas Fiskal Luar Negeri, berdasarkan pengumuman kantor pajak batam (Peng-62/WP.02/P.08/2006) efektif mulai 1 Nov 2006. Dalam Pengumuman tersebut tertulis nomor telepon Kantor Pelayanan Pajak Batam 0778-452010 Ext 314 apabila terdapat hal yang
kurang jelas.
Saya telah mencoba menghubungi nomor telepon tersebut, ternyata peraturan tersebut berlaku untuk daerah-daerah yang semula dibebaskan dari Fiskal (Seperti beberapa kota di Kalimantan dan Sumatera), agar mereka dibebaskan fiskal harus memfotocopy paspor mereka. Untuk daerah lain, peraturan fiskal tetap berlaku. Mereka mengatakan ada kesalahan dalam pengumuman tersebut. …

* Penjelasan dr milis antar Tour Leader [TL]


Apa kabar?
Saya ingin konfirmasi, karena kemarin klien saya dapat surat edaran dari department keuangan & pajak yang menyatakan jika pergi ke luar negeri melalui Batam bisa bebas fiskal untuk semua propinsi di Indonesia berlaku mulai tanggal 1 November 2006. Apakah berita itu benar dan sudah terlaksana Pak?”

Mengenai hal tersebut dapat saya klarifikasikan sbb :

1. Memang benar ada surat edaran dari Kantor Pelayanan Pajak Batam
(BUKAN PUSAT) yang menyatakan bahwa per 01 Nov 2006 harus menyertakan fotocopy paspor guna memperoleh bebas fiskal (akan saya coba upload dalam .pdf), jika rekan2 ada yang perlu urgent bisa info lewat japri nanti saya attach surat edaran nya dalam bentuk .pdf

2. Surat edaran tsb. ditujukan kepada untuk pemegang pasport, kims & kitas yang dikeluarkan oleh imigrasi daerah Sumatra (Selain Medan dan NAD)

3. Dengan melihat point 1 dan 2 tersebut maka kesimpulan aturan baru adalah jika Pemegang Pasport Sumatra tsb (Selain Medan dan NAD) akan ke Singapore dan JB, jika sebelumnya hanya ngeloyor saja, cukup dengan boarding pass dan tidak bayar fiskal, maka per 01 nov 2006 ini harus melampirkan fotocopy paspor yang diserahkan di Fiskal Check Point

4. Jika tidak menyerahkan Copy tsb maka ybs diperlakukan seperti paspor lainnya yaitu HARUS BAYAR FISKAL Rp 500.000

5. Kesimpulan akhir / dan sbagai info juga bagi T/L dan agent, langkah ini kelihatannya untuk menangkis permainan fiskal. Sudah menjadi rahasia umum bahwa dulu bisa bermain fiskal undertable tapi sejak tahun lalu sdh tidak bisa, apalagi sekarang dengan aturan baru ini, celah data pasport sumatra yang bisa dialihkan untuk pasport non sumatra (shg bisa bermain fiskal) juga telah ditutup.

Semoga ini bisa lebih menjelaskan ada-nya surat tersebut..

Cheers,
Nikki

14 Balasan ke Lewat Batam Bisa Bebas Fiskal

  1. Thamrin mengatakan:

    Usul saya, karena sektor ini menjadi sumber “permainan” aparat imigrasi dan tak jelas akan masuk dalam perhotungan kas negara yang mana, HAPUSKAN SAJA. Toh di negara lain peraturan fiskal ini tak ada dan menjadi aneh jika Indonesia masih menerapkannya.

    Aturan ini juga membatasi hak warganegara untuk bebas melakukan perjalanan, karena membutuhkan satu juta rupiah atau 500 ribu rupiah dulu baru bisa keluar. Menyongsong integrasi ASEAN 2015 aturan ini menjadi akal-akalan imigrasi untuk menambah uang saku saja.

    Anyway, salam kenal dari saya, its a nice blog.

  2. Riyan Wiraputra mengatakan:

    Aturan ini juga membatasi hak warganegara untuk bebas melakukan perjalanan, karena membutuhkan satu juta rupiah atau 500 ribu rupiah dulu baru bisa keluar. Menyongsong integrasi ASEAN 2015 aturan ini menjadi akal-akalan imigrasi untuk menambah uang saku saja.

    Wah ini juga hoax nih… hehe
    Di post imigrasi hampir tidak ada pungli (mudah mudahan). Pembayaran semuanya di bayarkan pada loket bank setempat entah bandara, pelabuhan laut ataupun Post Perbatasan darat.

    Fiskal Luar Negeri sendiri adalah Pajak Penghasilan (PPh) yang wajib dibayar oleh setiap Orang Pribadi yang akan bertolak ke luar negeri. Dan kita akan mendapatkan form Tanda Bukti Pembayaran Fiskal Luar Negeri (TBFLN).

    Dimana Form ini dapat disertakan pada SPT PPH orang bersangkutan di tahun yang sama, Untuk mendapatkan Potongan Pajak sesuai dengan jumlah yang sama. Dalam TBFLN ini juga di sertakan Nomor NPWP orang bersangkutan.

    Lalu bagaimana dengan orang yang belum punya NPWP? Entahlah, saya sendiri heran kalau ada orang yang tidak punya NPWP jaman sekarang ini, tapi bisa ke luar negeri. Lain perkara kalau orang tersebut adalah anak di bawah umur. Dalam hal ini NPWP bisa diisikan dengan NPWP orang tuanya.

  3. Riyan Wiraputra mengatakan:

    Ralat Sedikit. Memang di beberapa bandara ada Oknum. Maksud pernyataan saya diatas adalah masalah penggunaan dan ketentuan fiskal yang tidak jelas ini yang merupakan hoax. Namun pada praktiknya memang ada oknum tidak bertanggung jawab yang saya duga dapat mengeluarkan Kartu Imigrasi Aspal dan Form TBFLN Aspal. Dan menjual nya dengan harga lebih murah daripada harga resmi.

  4. Hasanul mengatakan:

    Bebas fiskal masuk Batam sebenarnya bukan hoax, cuma ada salah persepsi mengartikan surat yang diedarkan oleh Kantor Pelayanan Pajak (KP2) Batam. Tapi sejak ribut-ribut soal ini, yang juga dimuat di Harian Batam Pos, akhirnya surat edaran itu dicabut sendiri oleh KP2 Batam.

  5. hallo pak/bu gimana sih caranya mau berangkat keluar negri kalau dibatam mengapa agak sulit tolong dong

  6. maksud saya mau kerja keluar negri seperti warga philipines selalu ada dimana2

  7. b0wo mengatakan:

    oh ya keterangan tentang ini bisa juga diliat di http://b0wo.blogspot.com/2007/06/go-to-singapore-for-dummy.html, gw ambil foto pengumumannya…

  8. Yasmin mengatakan:

    Jadi kesimpulannya untuk Paspor Padang bisa bebas fiskal dari pelabuhan batam?🙂
    Boleh donk pdf nya perihal peraturan bebas fiskal tsb…

    Thanks.

  9. betty mengatakan:

    salam bpk/ibu/sdr/i semua

    disini saya mau menanyakan dan jg sdk membahas ttg fiskal bg WNI yg menetap di luar negri,pert6anyaannya adalah kenapa bg WNI diatas hanya diberi kebebasan fiskal hanya 4kali dlm tahun yg sama jika melebihi jmblh tsb akan dikenakan fiskal Rp.1000.000 .menurut saya agak sedikit aneh kan masak mau pulang ke negara sendiri harus di batasi.terimakasih untuk tanggapan nya.

  10. jenny mengatakan:

    wah sepertinya ada yg punya pertanyaan sama nich dg saya.Saya juga setuju dg pendapat sdri betty,karna kalo umpamanya WNI tsb datang ke Indonesia 7 kali dlm setahun berarti akan dikenakan fiskal sejumblah 3 jt rupiah ,wow bisa jalan2 dong dg duit itu,mbok ya pemerintah beri sedikit kelonggaran 5 kali setahun.biar adil.lagian anehnya dinegara lain ngk ada tuh fiskal2 an cuma di negara kita aja.aneh!!!!!!!!!!

  11. Andre mengatakan:

    Kebijakan fiskal emang kebijakan akal2an pemerintah untuk mendapatkan easy-money dari warganya yang dianggap berduit. Kalau menurut Saya, fiskal ini identik dengan kelakuan para timer/preman di terminal2 yang mengutip uang dari para sopir kendaraan umum. Apa salahnya sih pergi ke luar negeri, toh pergi pake uang sendiri. Ga selamanya pergi keluar negeri itu identik dengan hura-hura. Mungkin pemerintah Indonesia lebih senang kalau warganya jadi seperti katak dalam tempurung, sehingga mudah untuk dikibuli. Seandainya saja orang2 Indonesia bisa dengan mudah bepergian ke luar negeri, pasti akan bisa dengan mudah membandingkan kondisi Indonesia dengan negara-negara tetangga.

    Untuk yang berdomisili di LN, memang disediakan 4 kali bebas fiskal setiap tahunnya. Pertanyaannya, kenapa musti dibatasi warga negara untuk pulang ke negaranya? Padahal kalau pulang, mereka pasti bawa uang untuk dibelanjakan di Indonesia. Saya berdomisili di Singapore, karena dibatasi, Saya akhirnya lebih memutuskan untuk pergi belanja makanan di Johor Bahru (daripada ke Batam), wisata ke Phuket (daripada pergi ke Bali, Lombok, dan tempat2 indah lainnya di Indonesia), atau pergi wisata ke kota2 lain di Asia daripada menengok sanak famili di Indonesia. Sungguh kebijakan yang tidak masuk akal ditengah upaya masyarakat dunia melakukan liberalisasi dunia penerbangan (menjamurnya budget airlines, upaya penerapan single-visa untuk negara2 ASEAN). Padahal ditengah2 upaya pemerintah menggalakan parisiwasata Indonesia, harusnya pemerintah juga memikirkan potensi daru WNI yang bekerja di LN, yang pendapatannya tidak kalah dibanding turis-turis asing yang sampai sekarang pun masih ragu-ragu untuk ke Indonesia karena tidak yakin akan keamanan selama berwisata di Indonesia.

    Yah, nasib jadi WNI…

  12. Yanto mengatakan:

    kpan y pejabat kita bs mikir yg lebih panjang tidak sekedar mata duitan aja, kesal ama pejabat indo yg berpikirn jangka pendek aja…

  13. dil okullari mengatakan:

    do you know any information about this in english?

  14. Surya mengatakan:

    fiskal itu kalo kita sudah mau jujur sama pemerintah ga ada yang namanya jadi akal2an lagi.
    kalo kita dah punya NPWP uang fiskal yang udah kita bayarkan itu bisa diminta balik koq..
    atau istilahnya bisa dikreditkan dengan hutang pajak(apabila kita punya)
    kalo kita ga punya hutang pajak ya uang kita itu bisa balik koq apabila kita melaporkan SPT Tahunan kita pada bulan maret nanti.
    jadi kenapa selama ini tidak ada yang dapat uang fiskalnya lagi adalah karena,ga ada yang mau peduli dengan pajak,baru dengar pajak aja dah pada takut,padahal kalo mereka ngerti uang nya kan bisa kembali dengan mengisi SPT Thunan nya dengan benar.
    jangan di akali2in lagi.
    kalo emang SPT nya jadi lebih bayar jangan takut karna akan di periksa.
    kalo emang kitanya benar,maka tidak akan terbuka nya lagi pintu untuk yang di sebut akal2an tadi..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: