Baru menerima hoax ? Apa yang akan kita lakukan ?
Pada prinsipnya, ada 3 cara yang bisa dilakukan.
1. Meneruskan hoax itu.
Selamat! Kita telah menjadi salah satu korbannya (terlibat dalam mata rantai pengiriman hoax).
2. Diamkan saja.
Kita memang telah menjadi salah satu korban (sebagai penerima hoax). Dan semoga saja email anda tidak ikut tersebar.
Tapi dengan mendiamkan saja (tanpa meneruskan), minimal, kita sudah menghentikan penyebaran hoax diposisi kita.
3. Informasikan!
Kita membalas email tersebut kepada pengirim dan menginformasikan bahwa itu hoax.
Pilihan mana yang akan Anda ambil ? Silahkan pertimbangkan untung ruginya dan putuskan sendiri.
Semoga membantu.
Juni 14, 2006 pukul 11:48 pm |
lebih baik dibuat blognya, lalu dijelaskan…kalo ada yg masih ngotot pengen liat hoax…salahkan orangnya…:p
nich..hoax yg bener2 rame…sampe aku sendiri bingung replynya…:p
http://tausyiah275.blogsome.com/2006/03/27/hoax-baru-anak-durhaka-menjadi-ikan/
Juni 21, 2006 pukul 6:59 pm |
Kalau orangnya kenal sech gue ambil tindakan nomor 3 kalau orangnya ngga di kenal.. ya di cuek in aja, anggap aja SPAM
BTW site yg bagus, met kerja ngumpulin hoax hoax ya
Juli 1, 2006 pukul 12:32 pm |
saking sebalnya saya g ada ampun, kenal atau tidak jika ada seseorang yang kirim hoax/spam via YM ato Frenster saya langsung blocked accountnya! hehehehe… kejam!
http://sandynata.wordpress.com/2006/02/10/keep-yourself-from-hoaxes/
Juli 1, 2006 pukul 12:33 pm |
keep-yourself-from-hoaxes
keep hunting for the hoax!
Juli 1, 2006 pukul 2:22 pm |
Juli 22, 2006 pukul 6:50 pm |
[...] Hoax memang menyebalkan. Bahkan kita bisa dengan mudah membuatnya. Tetapi bila kita mendapat hoax, ada 3 pilihan yang bisa kita lakukan. [...]
September 13, 2006 pukul 4:52 pm |
Wah bagus nih. Mudah-mudahan bisa jadi The Museum of Hoaxes versi Indonesia
September 13, 2006 pukul 8:21 pm |
kalo lagi males gue milih diem. tapi kalo lagi kumat jail n keinginan buat debat n sinis2 dilit alias kesel nerima tuh hoax.. yah gue konfrontasiin balik.. : mang lo dah nyoba? ato mang lo tau itu beneran. n bakal dapet jawaban. :”yah pasti benerlah khan itu dikirimin ma temen n dah diterusin kemane2.”. heran pisan.. lah kok mikirnya karena dah difoward kemana2 lantas itu bener.
yg paling ngeselin itu MARS HOAX dari taon 2003 nerima berita yg sama dari org2 yg sama pula dengan pertanyaan yg sama pula.
September 14, 2006 pukul 3:05 pm |
mari kita basmi hoaxer hoaxer ini … ciaaatt…..
November 17, 2006 pukul 8:50 am |
hampir selalu gue bales, sampe2 temen2 suka konfirm, yang gue heran bahkan ketika udah guebales, bisa loh orang yang sama mengulang hoax yang sama….gllrlppvhghn$@7
Desember 22, 2006 pukul 7:24 pm |
saya lebih parah coba..
setelah saya balas bilang baek2 kalo itu hoas,
trus responnya,
“terserah orang mo percaya or ga’?”
aarrrrgggghhhhh….
jadi males ah nerusin..
April 1, 2007 pukul 1:06 pm |
haaa…setelah ketemu site ini baru tau kalo udah beberapa x aku nerusin hoax…hehehe….tapi karang jadi ‘Pejuang Anti-Hoax
chayooooo….fight hoaxes
Mei 9, 2007 pukul 9:09 am |
permohonan (request): kayaknya sebelum judul “meneruskan hoax?” sebaiknya ada judul “mengenali hoax”. apa saya yang kurang periksa (jangan2 udah ditulis nih).
dulu zaman saya sd, tahun 80-an, kayaknya udah ada hoax: fotokopian surat berantai–> “sebarkan, atau cilaka” dsb. sekarang makin menggila hoaxnya:(
para hoaxer memang gila! *ketok2 kepala kayak obelix*
salut & terima kasih buat juragan-hoax ini, maksud saya hoax.wordpress.com:) bookmark aah.
Juni 5, 2007 pukul 9:32 am |
kita tetap waspada terhadap hoax, tidak ada salahnya selalu waspada karena di dunia ini segalanya mungkin terjadi
Januari 19, 2008 pukul 10:31 pm |
oww… baru tau gw..
thk deh…
keep a nice job ya…
Januari 25, 2008 pukul 9:01 am |
peringatan pemerintah: hoax dapat merugikan kesehatan, membuat pikiran tidak tenang, hidup tidak nyaman, dan takut melakukan sesuatu.
Maret 13, 2008 pukul 12:49 pm |
hoax….hoax…hoeeeexx…..
April 24, 2008 pukul 9:25 am |
makasee pemberitahuannya lewat situs ini, banyak banget membantu klarifikasi hoax-hoax yang saya terima dari teman2 saya. kalo boleh saya minta tolong, saya barusan terima email dengan judul “Fwd: SILENT KILLER – especially for males”
itu HOAX bukan ya? soalnya di kalimat terakhirnya ada tulisan: PLEASE PASS TO YOUR FRIENDS!
jadi curiga neh..saya.
Mei 3, 2008 pukul 12:57 pm |
Ergh.. bisa request gak bahwa AXIS dari gereja setan itu HOAX?
Mei 19, 2008 pukul 4:32 pm |
Please klarifikasi ya…baru dapet (apa gw yang ga update….???)….tx before
Buat yg hobby makan gorengan…
Temenku punya pengalaman juga, waktu beli pecel lele di daerah Jakarta selatan,
ternyata abangnya tidak menuangkan minyak goreng yang masih diplastik ke
penggorengan. Tapi malah meletakkan minyak goreng yang masih dalam plastik ke
dalam penggorengan panas. Sehingga plastiknya meleleh larut dalam minyak panas,
baru pecel lelenya digoreng dan hasilnya pecel lelenya crispy! (crispy= renyah) serem
yaaaaaaaaaa
Kepada semua Tolong baca ini.
Ini adalah kisah nyata, dan seseorang juga menceritakan hal itu kepada saya, yang
terjadi padanya di Kedah Tunjang. Saya kira itu juga terjadi pada kita juga.
Di PERLIS (area pasar malam, dimana mereka selalu menjual PISANG GORENG pada
sore hari). Pamanku melihat mereka menggoreng PISANG GORENG, mereka
menambahkan sedotan plastik ke dalam minyak goreng panas (sedotan=yang biasanya
kita gunakan untuk minum), sedotan dilelehkan/dicairkan (melted) ke dalam minyak
goreng panas sebelum menggoreng, itulah sebabnya PISANG GORENG, UBI
GORENG, dll selalu tetap crispy=renyah selama beberapa jam. Pamanku tidak dapat
menjelaskan kenapa. Kemudian dia bertanya kepada mereka, namun mereka tetap
diam, kemudian pamanku mengatakannya pada ibuku, kemudian kami
mempraktekkannya dan cara inilah yang membuat makanan tetap renyah.
Kemudian ibuku berkata, hati-hati pada makanan Thailand juga, seperti ikan bilis,
bawang goreng, meskipun kita meletakkan nya pada udara terbuka selama beberapa
jam, makanan tetap renyah (tidak melempem).
Seperti di CANADA, hanya di tempat kami hujan turun selama 5 kali atau kurang dalam
setahun, jadi bila kita meletakkan roti di udara terbuka selama semalam, keesokan
harinya rati itu menjadi sangat renyah atau kering karena lingkungan disini sangat
kering, tetapi di Malaysia, hal itu tidak akan terjadi karena disana kelembaban terlalu
tinggi.
Saya pernah ke dataran tinggi Kamerun dengan keluarga saya, sekitar pukul 3 sore
kami berjalan-jalan disekitar pasar, kami melihat banyak penjaja kios melakukan usaha
mereka, tiba-tiba sesuatu menarik perhartian saya… di salah satu kios, ada sebuah
wajan besar minyak goreng yang didalam nya ada botol plastik kosong (ukuran 5 1/2
liter), botol itu pelan-pelan mencair di minyak goreng yang panas dan saya terkejut.
Saya kira itu suatu kesalahan yang dilakukan oleh anak kecil, tetapi ketika saya melihat
lebih dekat, saya melihat ada beberapa sedotan plastik (chopstick) didalam botol plastik
tersebut, segera meminta keluarga saya untuk datang dan memeriksanya, pada saat itu
orang tua anak kecil tadi datang, mereka memandang kami dengan garang, … mereka
menggunakan cairan plastik untuk menggoreng makanan, alasannya agar makanan
yang digoreng tidak melempem.
Kami mempraktek kannya seperti ini,
Minyak goreng tanpa plastik, makanan agak melempem setelah beberapa lama.
Kemudian ditambahkan plastik, kemudian menggoreng lagi … makanan menjadi
renyah, lebih renyah dari KFC
Please stop eating this hawker’s fried food…This is their secret receive…
Pls forward to all your friend..
DO NOT EAT CRISPY FOOD esp from the hawker !.. Try leave it in the open air for
hours and see.
Mei 25, 2008 pukul 12:28 am |
Mengapa masyarakat kita suka termakan hoax?